Inilah Pendapat Para Ahli Mengenai Bawang Dayak

K Heyne dalam “Tumbuhan Berguna Indonesia” menyebutkan umbi bawang berlian berguna untuk melancarkan buang air kecil, menahan muntah, dan pencahar. Sementara daunnya bermanfaat membersihkan darah pada perempuan setelah melahirkan

Menurut peneliti dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Kalimantan Tengah, Ronny Yuniar Galingging, bawang hantu - sebutan bawang dayak di Kalimantan Tengah - memiliki hampir semua kandungan fitokimia seperti alkaloid, glikosida, flavonoid, fenolik, steroid, dan tanin. Hanya  saponin yang tidak terkandung di dalam umbi. Umbi bawang dayak juga mengandung senyawa naphtoquinones dan turunannya seperti elacanacine, eleutherine, eleutherol, dan eleuthernone. 

Inilah Pendapat Para Ahli Mengenai Bawang Dayak
 Dr Sukrasno menuturkan, eleutherine merupakan senyawa antioksidan yang bersifat antibakteri, antikanker, dan penangkal radikal bebas. Kandungan naphtoquinones dalam bawang dayak dikenal sebagai antimikroba, antifungal, antivirial, dan antiparasitik. Selain itu, naphtoquinones memiliki bioaktivitas sebagai antikanker dan antioksidan.

Amik Krismawati dan M. Sabran dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Kalimantan Tengah, menuturkan bawang dayak dapat digunakan untuk mengobati sakit kepala, demam, sakit perut, sakit gigi, flu, malaria, penyakit gula, bahkan kanker. Bawang berlian tersebar di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Barito Selatan, Barito Utara, dan Kapuas.

Herbalis di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Ranti yang sohor dengan panggilan Mama Agus memanfaatkan bawang dayak untuk obat secara turun-temurun. Ia meresepkan umbi bawang dayak untuk membantu mengobati hipertensi, jantung, dan beragam kanker seperti kanker kolon dan payudara. Mama Agus menyarankan agar pasien mengonsumsinya dengan menyeduh 5 siung bawang dayak dengan segelas air panas. “Minum sedikit-sedikit selama satu hari,” katanya.

Mama Agus menambahkan, bawang dayak juga andal menyembuhkan luka dan menghalau bisul atau penyakit kulit. Cukup parut bawang dayak lalu tempelkan pada anggota tubuh yang terluka. “Bukan hanya umbi yang berkhasiat obat. Daun bawang dayak dapat digunakan untuk mengobati katarak,” kata Mama Agus. Caranya rebus 5 lembar daun bersama satu gelas air. Minum air rebusan itu setiap hari.

Khasiat bawang berlian tak hanya terkenal di Kalimantan. Valentina Indrajati, misalnya. Herbalis di Bogor, Jawa Barat, itu sudah meresepkan bawang berlian sejak lima tahun silam. Alumnus Universitas Parahyangan itu meresepkan bawang berlian untuk mengatasi kanker kulit, tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes, dan kanker usus.

sumber : www.trubus-online.com

0 komentar:

Posting Komentar